Minggu, 30 Maret 2008

MEMORIAL PAK JONO

Kisah perjalanan si Memo,kurang lebih 6/7 thn yang lalu Memo diajak saudaranya pergi ke daerah Malang(Jawa Timur).Sebut saja Adi,Briel,Indra,temennya Briel(bukan nama sebenarnya) dan Memo.Sekitar jam 1 malam mereka mendatangi rumah pak Jono.tok-tok.......assalamualiaikum,walaikum salam jawab pak Jono.akhirnya mereka masuk dirumah yg cukup sederhana namun asri dan tenang.Briel dan temannya bisa dikatakan murid2 pak Jono.
Mereka memang sudah biasa datang dini hari,dan pak Jono pun tidak pernah menolak tamu2nya datang pada jam berapapun (ada gak ya orang2 seperti pak Jono ..........ada sih tp ngomel dalam hati kali hiks....hiks).Setelah kami duduk,tidak lama kemudian istri pak Jono keluar sambil membawa suguhan buat kami.Banyak sekali cerita2 yg terlontar dari kami(kehidupan,kenakalan,religius bahkan guyonan yg membuat kami tertawa.
Pak Jono adalah seoarang pejuang 45 pada waktu jamannya dan setelah itu dia adalah seorang petani di daerang Malang.Usia beliau kurang lebih 90 tahon pada waktu itu dan beliau masih bercocok tanam (bisa dibayangkan usia segitu masih giat bekerja......apalagi kita yang masih muda2....hehehehhe),sedangkan teman2 seperjuanganya tinggal dikota2 besar(Jakarta,Surabaya Medan dan masih banyak lagi) dan memiliki pangkat yang cukup tinggi.Hari  semakin larut dan pembicaraan pun semakin asik tuk didengar dan dicerna.Pak Jono bercerita tentang perjuangannya pada waktu itu,kenakalan-kenakalan pak Jono pun tak luput tuk diceritakan.Akhirnya sampailah pada pembicaraan tentang kehidupan dan religi.Ucapannya cukup sederhana dan tidak membingungkan buat kami yang masih belajar akan hidup.Memo semakin menyimak tanya jawab dari teman2nya,maklum Memo baru pertama kali datang ke tempat pak Jono(selama hidupnya memo ditakdirkan bertemu satu kali) dan dia hanya pendengar setia.Akhirnya Memo pun bertanya tentang pengalamannya dan pembicaraan pun semakin menarik,kami semua tidak merasa ngantuk bah memo masih ada pertanyaan yang dirangkai didalam hatinya.Pertanyaan Memo cukup mendasar dan oarang2 seperti kita pun sering bertanya dalam diri sendiri tentang Yang Maha Besar.Lidah Memo susah bergerak,dia tidak tahu harus bicara seperti apa.Tak lama kemudian sebelum Memo melontarkan pertanyaannya,pak Jono bertutur cukup lembut............
Pak 0Jono :Ya....kalau ada pertanyaan2 yg sifatnya pribadi atau lebih mendalam.....nanti  bisa bicara berdua dengan saya...mungkin diantara kita disini ada yang belum bisa mengerti dan nanti akan menjadi salah kaparah dalam pola pikir.
Saat berbicara seperti itu matanya menatap kesemua.Wajah yang bersahaja dan polos pak Jono menyejukan kami semua.Memopun mengucap dalam hati(terimakasih dan mengucap syukur kepada Yang Maha Besar).
Pak Jono :Aku seneng kalian semua masih bisa dateng kesini.....kalian semua aku anggap anak sendiri...walaupun aku tidak mempunyai anak....
Istri Pak Jono  :Iya....ibu seneng banget....ini mungkin jalan dari ALLAH SWT...ternyata kami mempunyai anak...
Kamipun semua tersenyum dan tertawa lirih.
Kesejukan pagi hari membuat otak kami jernih...Jiwa kami terbang bersama Ke Agungannya...
Taklama kemudian suara adzan terdengar ...dan kami melakukan ritual bersama-sama.setelah itu kami sarapan pagi dan akhirnya pamit pulang.Kami nginep dirumah temennya Briel yang tak jauh dari rumah pak Jono.Teman Briel adalah salah satu murid yg paling lama dari kami semua,dan masih banyak murid2 pak Jono yang tdk Memo kenal.  

Sabtu, 15 Maret 2008

TERNYATA

dan:(sekarang pun terjawab)

Jumat, 14 Maret 2008

T E R N Y A T A



Kornea mataku melihat sesuatu saat dia tertidur lelap...
Kelopak mataku ikut membaca dari yang dia sembunyikan...
Semuanya jelas...


BAHKAN...

Gendang telingaku pernah mendengar kisah seperti ini dari yang lain...
Daun telingaku ikut meyakinkan sinyal itu dari yang tak kuduga...
Semuanya jelas...


AKHIRNYA...

Jasadku bergerak menghampirinya saat dia bersama...
Ragaku mengawasi dari ke jauhan saat dia terlena...
Semuanya jelas...


LAIN WAKTU... 

Mulutku bicara apa adanya dari yang aku tahu...
Lidahku bersuara kepastian untuk mengatakan...
Semuanya jelas...


TAPI

Dia sempat bersilat lidah...
Belum berani berkata yang pernah kulihat,kudengar,dan kurasa...
Semuanya jelas...


DAN...

Saat ku ucap...pernah mendengar...
Saat ku ucap...pernah melihat...
Diapun tak bisa bicara...


TERNYATA....................................

dari:(kisah-kisah terdahulu)

ear,look 'n do it (part 2)

Masih banyak tentang Engkau

Engkau goib dimana sebuah pencaharian...
Engkau akal laksana raja di raja dalam perintah...
Engkau hati layaknya jubah singgasana dalam kemegahan...
Engkau qolbu layaknya penasehat sepiritual dalam kerajaan...
Engkau nafsu layaknya kuasa dalam keinginan...
Engkau jasad layaknya prajurut-prajurit di medan perang...



DAN KAU
awal kehancuran dari awalan kehidupan,dimana sebuah proses hak yang mempertemukan bentuk untuk 'menjadi'...
kebebasanMU,sumber kebesaran & kekuatan...'ku'...dalam bertindak
maksiat...memberi...menipu...
menolong...mencuri...bohong...
kasih...hutang...makan...
minum....mabuk...jinah...
ibadah...boros...baca...
mendengar...rayu...minta...
nulis...hasut...judi...
kreatif...pasif...mencontoh...
merawat...memeliahara...merusak...
cuek...peka...berjalan...
jujur...setia...selingkuh...
berlari...
kalaupun ditulis entah sampai kapan...
semua itu itu adalah menu-menu dari 'Mu'



Kalau kita ambil salah satu dari menu yang ada,atau daftar menu yang lain (belum tertulis).Akan terjadi sebab-akibat yg bersinggungan dan menjadikan sebuah hasil.Hasil ini merupakan bagian dari energi yg diambil tadi...lantas perlukah kita mengeluh...?atau kita mengambil menu yang lain untuk menjadi hasil yang'...'tentunya ini semua adalah pilihan.pilihan bukanlah rekaan,tp jk itu menjadi rekaan hasilnyapun rekaan&menjadi hasil yang terombang ambing layaknya kapas tertiup angin.



Kamis, 13 Maret 2008

ear,look 'n do it (part 1)

Di sisni aku berdiri & disini aku berjalan bahkan berlari...

Mengejar angin yang berhembus...hanya tuk mewujudkan mimpi......

oh mungkin...

mungkinkah itu?...

oh mungkiiiiiiin!!!

Harus kuendapkan semua...

Emosi yg ada..harus kuraba sampai kedalam jantungku
dan biar........biar kulebih mengerti
dan paham.........paham akan diri'MU'

dari yang kulihat aku bisa belajar
dari yang kudengar aku memahami
dari yang kulakukan aku bisa mengerti 

tentang Engkau yang menuntun aku....tentang engkau...

Kau Ide..............bagian dari aku sekedar menemukan...
Kau Cipta...........bagian dari aku sekedar menikmati...
Kau Hembus.......bagian dari aku sekedar menghirup...
Kau Hidup..........bagian dari aku berkembang.............

Masih banyak tentang Engkau............
                               TO BE BERLANJUT.......